Kamis, 7 Mei 2026. Kepala Desa Hilir, Ashadi Cahyadi, mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Aparatur Pemerintah Desa yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari 12 kabupaten se-Provinsi Kalimantan Barat sebagai upaya meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dari Kabupaten Sanggau, hanya lima desa dari lima kecamatan berbeda yang mendapat kesempatan mengikuti kegiatan tersebut. Desa Hilir menjadi salah satu desa yang dipercaya mewakili 163 desa yang ada di Kabupaten Sanggau. Keikutsertaan ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa.
Dalam kegiatan bimtek tersebut, para peserta menerima berbagai materi penting terkait tata kelola pemerintahan desa, administrasi desa, pengelolaan program pembangunan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat wawasan aparatur desa agar mampu menjalankan pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.
Kepala Desa Hilir, Ashadi Cahyadi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim pemateri dari DPM Pemdes Provinsi Kalimantan Barat yang telah memberikan pembinaan dan materi selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa untuk menghadapi tantangan pemerintahan desa ke depan.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim DPM Pemdes Provinsi yang telah memberikan materi dan pembinaan selama kegiatan bimtek berlangsung. Materi yang disampaikan sangat membantu kami dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa agar semakin baik dalam melayani masyarakat,” ujar Ashadi Cahyadi, S.Pd.

Ia berharap hasil dari kegiatan bimtek tersebut dapat diterapkan di Desa Hilir guna mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang semakin maju, tertib administrasi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini sangat penting untuk terus dilaksanakan demi memperkuat sumber daya manusia aparatur desa di Kalimantan Barat.

